Courtesy of Zaman Al-Wasl
wartaperang - Faksi-faksi Palestina di Jalur Gaza telah memperingatkan akan terjadinya bencana kemanusiaan di wilayah Palestina, yang telah terhuyung-huyung di bawah blokade Israel yang telahb berlangsung selama 10 tahun.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada hari Senin, faksi-faksi tersebut mengatakan bahwa situasi ekonomi dan kemanusiaan di daerah kantong di tepi barat telah mencapai tingkat mengkhawatirkan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Situasi kemanusiaan yang memburuk telah menyebabkan munculnya tingkat kemiskinan, pengangguran dan telah menyebabkan banyak warga Palestina untuk melakukan bunuh diri," demikian menurut pernyataan itu.

Israel telah memberlakukan blokade yang melumpuhkan di Jalur Gaza setelah Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina yang dilakukan secara demokratis 10 tahun yang lalu.

Bulan lalu, Euro-Med Monitor yang berbasis di Jenewa, sebuah lsm yang bergerak untuk Hak Asasi Manusia mengatakan blokade Israel telah menyebabkan 43 persen dari 1,9 juta penduduk Gaza menjadi pengangguran.

Menurut LSM ini, 40 persen dari penduduk Gaza berada di bawah garis kemiskinan dan 60 persen dalam tingkat persediaan makananan yang tidak aman.

Lima puluh lima persen dari warga Palestina di Gaza menderita depresi klinis dan 40 persen menerima air hanya 5-8 jam setiap tiga hari karena pasokan listrik yang tak mencukupi, demikian menurut pernyataan dari lsm ini.

http://forticeoffice.com/ .adv - Apa yang terjadi di Palestina juga dicoba diangkat oleh Turki yang membawa isu blokade ini sebagai syarat yang harus diangkat bila memang Israel inging mengembalikan hubungan dengan Turki. Hubungan Turki dan Israel berada dalam titik terbawah ketika banyak aktifis Turki ikut tewas dalam kapal kemanusiaan yang mencoba menembus blokade Israel karena tembakan dari pasukan pengamanan Israel.

Israel sendiri memberikan syarat kembalinya hubungan kedua negara dengan meminta Turki untuk tidak mendukung Hamas.

Kenyataan yang terjadi ini memperlihatkan bila blokade yang di alami oleh warga Palestina tidak akan terjadi dalam waktu dekat.

Perancis sendiri baru-baru ini menawarkan sebuah peta jalan damai bagi Israel dan Palestina, namun belum diketahui dengan jelas bagaimana implementasinya di lapangan.

Saat ini, Israel dan warga Palestina sendiri dalam kondisi keamanan yang sangat tidak baik dimana warga Palestina secara sporadis melakukan serangan dengan menggunakan pisau, serudukan mobil dan tembakan senjata untuk menewaskan secara acak tentara Israel atau warga Yahudi yang bisa mereka capai.

sumber: ZA
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top