wartaperang - Faksi pejuang Suriah yang menjadi perwakilan Imarah Islam Kaukasus, Jaisy Muhajirin wa Anshar melaporkan melalui akun jejaring sosial resminya, berhasil meledakkan sebuah Rumah Yatim Piatu yang oleh rezim Assad dirubah menjadi Markas Militer Nushairiyyah dan Hezbollah.


Bom tersebut dipasang di bawah bangunan markas musuh yang terletak tak jauh dari Markas Intelijen Angkata Udara rezim, dan untuk itu Jaisy Muhajirin wa Anshar harus menggali terowongan dari area luar pengawasan musuh menuju markas tersebut. Dikatakan bahwa penggalian terowongan memakan waktu hingga 1,5 bulan.

Melengkapi laporannya tersebut, Jaisy Muhajirin wa Anshar mengunggah video detik-detik peledakan yang dilakukan pada malam hari. Suara efek bom yang sangat keras seakan seperti gemba bumi dahsyat.

Peledakan tersebut langsung disusul dengan serangan ke arah front pertahanan musuh yang tengah melindungi Markas Intelijen Angkatan Udara rezim Assad. Dilaporkan 50 Tentara Nushairiyyah meregang nyawa.


 sumber: shoutussalam

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top