wartaperang - Seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di sebuah hotel di ibukota Lebanon Beirut Rabu(25/6/2014), melukai setidaknya tiga anggota pasukan keamanan, serangan ketiga dalam waktu kurang dari seminggu.

Sebuah kelompok bernama  Brigades of the free Sunni Muslims mengaku bertanggung jawab atas serangan malam di Duroy Hotel di distrik ramai Raouche dan berkata "saudara-saudara mujahidin kami yang lain aman melarikan diri dari daerah di mana operasi berlangsung".

Anggota Keamanan Umum Lebanon sedang merazia suatu tempat dekat hotel, yang hanya beberapa meter dari kedutaan Arab Saudi, ketika ledakan itu terjadi.

Setidaknya tiga orang, termasuk seorang pembom bunuh diri kedua, ditangkap di hotel dalam razia ini, menurut seorang koresponden Al Arabiya.

Kantor Berita Nasional Lebanon mengatakan koper yang diatur untuk meledak juga terletak di sekitar hotel dan pihak berwenang telah dikirim untuk menonaktifkan perangkat tersebut.

Investigasi Militer Hakim Saqr Saqr mengatakan sedikitnya tiga anggota pasukan keamanan terluka dalam ledakan yang menyebabkan gedung bertingkat itu terbakar.

Ambulans bisa terdengar bergegas ke hotel, dengan laporan orang masih banyak yang terjebak.

"Kami berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk masuk ke hotel", kata pejabat Palang Merah Lebanon Georges Kettaneh.

Sementara itu, pasukan keamanan meningkatkan kehadiran mereka dari jalan bandara menuju pinggiran selatan Beirut ke kubu Hizbullah.

Dampak Terhadap Pariwisata

Rabu adalah serangan bunuh diri ketiga di Lebanon dan diperkirakan berpengaruh negatif terhadap sektor pariwisata negara itu, yang sudah terpuruk akibat krisis di negara tetangga Suriah.

Ledakan terbaru datang hanya beberapa hari setelah UEA mengeluarkan travel warning bagi warganya agar tidak bepergian ke Lebanon.

sumber: alarabiya/n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top