credit: zaman al-wasl
wartaperang - Pemberontak Suriah menggagalkan serangan Negara Islam (ISIS/IS) di kota Marea di provinsi Aleppo utara Rabu pagi, menewaskan sedikitnya 15 militan, demikian menurut wartawan lokal.

Pemberontak 'Hor Kilis Operation Room' juga telah menghancurkan tiga kendaraan lapis baja untuk Negara Islam dekat Marea.

http://robust-chemical.com/lemari-asam-fume-hood-based-on-wooden-structure/ .adv - Pada saat yang sama, pesawat-pesawat tempur rezim telah memukul wilayah yang dikuasai pemberontak di pedesaan utara dan selatan, Rabu. Tidak ada korban dilaporkan.

Pada hari Selasa, 7 orang termasuk seorang wanita dan seorang anak, tewas dalam serangan udara rezim di lingkungan Salah el-Din di kota Aleppo, menurut wartawan.

Pemboman udara pada hari Selasa menewaskan sedikitnya 80 orang, setengah dari mereka tewas dalam serangan rudal di sebuah pasar sayur di kota Maaret al-Numan di provinsi Idlib.

Rezim Bashar al-Assad telah dituduh melakukan lebih dari 2.000 pelanggaran sejak kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada 27 Februari.

Komite Negosiasi Tinggi, perwakilan oposisi Suriah Riad Hijab, menyalahkan rezim karena melanggar kesepakatan penghentian permusuhan, hal itu dikatakan selama pembicaraan damai di Jenewa di Swiss, dia mengatakan, "Tidak ada gencatan senjata di tanah sama sekali."

Satu orang tewas, dua terluka oleh PYD di Hasaka

Dari Hasaka, satu orang tewas dan dua luka-luka pada hari Selasa oleh serangan Kurdi Demokrat Union Party (PYD) di Aneeq al-Hawa Village di Hasaka, kata aktivis lokal.

Kerabat korban yang berbicara dalam anonimitas mengatakan kepada Zaman al-Wasl, sepupunya Mohamed Yasin al-Kati dibunuh oleh sniper PYD. Korban melihat dari jendela rumahnya di 'Aneeq al-Hawa ketika ia ditembak. Kelompok pejuang PYD mengepung desa dalam upaya gagal untuk menahan salah satu anggota Partai Baath Mohamed Salmu.

Pejuang PYD menahan enam pemuda dari keluarga al-Kati dan katanya akan melepaskan mereka nanti. Mereka juga menghancurkan rumah Mohamed Salmu di desa.

Dalam konteks lain, PYD berkoordinasi dengan Kantor Urusan Pengungsi PBB di kota Hasaka, merehabilitasi al-Haul Camp dan melengkapinya untuk menerima pengungsi dari al-Musul dan kota-kota Irak lainnya terutama penduduk Yazidi, demikian menurut aktivis Malaz al-Yousef.

Al-Yousef mengatakan kepada Zaman al-Wasl, al-Haul Camp terletak di sebelah barat kota al-Haul. Sisi barat dari kamp berisi 80 rumah dan taman bermain dan lapang basket, sedangkan sisi timur berisi 50 rumah. PYD engineering group masih bekerja untuk membersihkannya dari ranjau yang ditanam di bekas pertempuran.

Al-Yousef menambahkan bahwa PYD menugaskan lima orang untuk menjalankan kamp yang memiliki kapasitas menerima 200 keluarga. Kamp ini didirikan oleh pengawasan PBB selama perang Irak ketika invasi Amerika untuk menerima pengungsi Irak dan Palestina. Rezim menembaki kamp pada awal dan akhir 2012. Kemudian ISIS  menggunakan kamp untuk menampung keluarga pejuang.

sumber: ZA

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top