wartaperang - Israel dan Amerika Serikat mengadakan tes bersama yang sukses pada hari Selasa (Sep 9, 2014) dari sistem pencegat rudal, demikian menurut Agence France-Presse.

Kedua sekutu menguji coba upgrade dari Arrow 2 system pencegat rudal balistik di atas laut Mediterania, Kementerian Pertahanan Israel mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Selasa.

"Sebuah rudal Arrow 2 diluncurkan dan urutan penerbangannya dilakukan seperti yang direncanakan", kata pernyataan itu.

Setelah pemeriksaan, sistem ini diperbarui, juru bicara mengkonfirmasi.

Kedua negara berpartisipasi dalam tes serupa awal tahun ini dan juga pada bulan September tahun lalu ketika Amerika Serikat sedang mempertimbangkan intervensi militer di Suriah.

Israel telah bekerja untuk meningkatkan kemampuan pertahanan rudalnya untuk mengatasi proyektil jarak jauh dan pendek yang mungkin bisa masuk ke negara tersebut, dan mempercepat berbagai proyek lainnya setelah mereka terkena rudal Scud Irak selama Perang Teluk 1991.

Sistem diuji pada Selasa untuk mencegat rudal yang mirip dengan rudal Shihab-3 milik Iran.

Israel menuduh musuh lamanya Iran berusaha untuk mengembangkan hulu ledak nuklir, tuduhan yang dibantah oleh Teheran.

The Arrow Project pertama kali diluncurkan pada tahun 1988 sebagai bagian dari Star Wars program yang kemudian di bawah Presiden Ronald Reagan ditinggalkan pada tahun 1993.

Sementara itu, kementerian pertahanan Rusia sebelumnya merilis pernyataan melaporkan adanya peluncuran rudal dari Laut Mediterania menuju pantai Mediterania timur.

sumber: alarabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top