wartaperang - Polisi Israel mengatakan mereka ditahan pada hari Senin (Sep 29, 2014) seorang warga Israel Arab yang diduga mendukung kelompok Negara Islam, di salah satu penangkapan pertama negara Yahudi itu terkait dengan organisasi jihad.

Warga berumur 24 tahun dari desa Kafr Kara, di Israel utara, dijemput di dekat Tel Aviv, juru bicara kepolisian Luba Samri mengatakan kepada AFP, tanpa menyebut namanya.

Radio publik Israel mengatakan bahwa ia adalah seorang guru studi Islam di sebuah sekolah tinggi Kafr Kara.

Polisi mengatakan bahwa pencarian di rumahnya menemukan bendera IS dan sastra jihad.

Koran Haaretz melaporkan pekan lalu bahwa warga lain Arab Israel, Ahmad Shurbaj, didakwa bulan Mei untuk memperjuangkan kelompok di Suriah.

Israel yang berbatasan dengan Suriah dimana Negara Islam yang mengontrol balutan wilayah di timur termasuk sebagian besar ladang minyak utama negara yang dilanda perang itu.

Israel bulan ini menambahkan Negara Islam ke daftar organisasi terlarang, termasuk anggota, pendukung keuangan dan simpatisannya.

Samri mengatakan bahwa meskipun guru yang ditangkap pada hari Senin adalah orang pertama yang ditahan polisi atas tuduhan Negara Islam link, Shin Bet layanan keamanan dalam negeri sedang menyelidiki orang lain.

Pria 24 tahun yang ditangkap pada 24 Mei diyakini telah melakukan perjalanan ke Suriah dengan rute Turki pada bulan Januari dan ditangkap di bandara Ben Gurion Israel sekembalinya dari suriah pada tanggal 20 April, Haaretz menulis.

sumber: alarabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top