wartaperang - Para pejabat Palestina mengunjungi Suriah untuk kedua kalinya dalam waktu kurang dari satu bulan pada hari Selasa untuk membahas upaya untuk melindungi kamp pengungsi Yarmouk dan warganya dari konflik.

Delegasi yang dipimpin oleh pejabat Organisasi Pembebasan Palestina Zakaria al-Agha bertemu dengan wakil menteri luar negeri Suriah Faisal Muqdad dan Menteri sosial Agak shamat, demikian pernyataan resmi PLO lokal Anwar Abdel Hadi kepada AFP.

Pembicaraan membahas cara-cara untuk "membuat kamp netral sehingga akan dijauhkan dari konflik di Suriah," kata Abdel Hadi.

Pembicaraan juga menutup kemungkinan mengusir semua orang bersenjata dari kamp dan "kebutuhan untuk memasok bantuan pangan" untuk baik mereka yang masih di kamp dan warga yang telah mengungsi di luar itu.

Yarmouk, di Damaskus selatan, dulunya lingkungan rumah berkembang untuk 160.000 penduduk, baik Suriah dan Palestina.

Tapi kamp telah dirusak oleh konflik Suriah, dengan pengepungan pemerintah dan pertempuran antara rezim dan pasukan pemberontak membuat kehidupan di dalam hampir sulit dijalani bagi warga.

Bulan lalu, banyak kamp diserbu oleh jihadis dari kelompok Negara Islam, meskipun mereka kini telah di dorong kembali ke barat daya dari distrik Damaskus.

"Sementara faksi Palestina mengontrol utara dan timur bagian dari kamp, dengan bentrokan terjadi sewaktu-waktu antara jihadis dan faksi," kata Abdel Hadi.

Populasi kamp telah menyusut menjadi hanya 7.000 orang, tambah Abdel Hadi, dengan ribuan warga yang melarikan diri dari serangan IS sekarang di tempat penampungan di ibukota.

sumber: al-arabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top