wartaperang - Pasukan Kurdi telah mendorong ISIS dari lebih dari selusin desa Kristen Asiria dimana jihadis telah merebutnya di timur laut Suriah, demikian lembaga monitor mengatakan pada hari Rabu.

"Setelah serangan 10-hari, pejuang Kurdi mengambil kendali awal pekan ini dari 14 desa Asyur yang IS telah kendalikan sejak Februari," kata Rami Abdel Rahman, direktur Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Warga Kristen Asiria, yang berasal dari salah satu komunitas Kristen tertua di dunia, telah berada di bawah ancaman meningkat sejak ISIS menguasai sebagian besar Suriah.

Ribuan orang Kristen melarikan diri dari serangan oleh jihadis di provinsi timur laut dari Hasakeh pada Februari setelah serangkaian penculikan oleh ISIS, yang masih memegang 210 sandera Asyur.

Jumlah Asyur sekitar 30.000 di antara 1,2 juta orang Kristen Suriah dan sebagian besar tinggal di 35 desa di Hasakeh, yang semuanya sekarang dipegang oleh pasukan Kurdi atau rezim.

Osama Edward, kepala HAM Jaringan Asyur berbasis di Swedia, mengatakan direbutnya kembali desa-desa oleh Kurdi "ini dimungkinkan oleh serangan intens oleh koalisi internasional" yang dipimpin oleh Amerika Serikat terhadap ISIS.

Dia mengatakan bahwa foto-foto "menunjukkan banyak penghancuran rumah-rumah dan gereja-gereja".

"Kebanyakan orang takut untuk kembali karena mereka takut bahwa ISIS memasang jebakan di rumah mereka sebelum melarikan diri," tambahnya.

sumber: al-arabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top