wartaperang - Seorang tokoh terkemuka dalam gerakan al-Qaeda al-Shabab berbasis di Somalia telah meninggal di Somalia, demikian kata kelompok militan Islam, Kamis.

Dalam pengumuman kematian dan obituari yang di sampaikan oleh media jihad, Al-Shabab mengatakan Sheikh Hassan Abdulahi Turki, yang dikenal sebagai Hassan Turki, meninggal pada Rabu malam di wilayah Juba Tengah selatan dari ibukota Mogadishu. Warga asal Turki ini berada di usia 70-an dan menderita kesehatan yang buruk.

"Sheikh Hassan Abdulahi Turki meninggal tadi malam di kota Hargeysa Yarey. Kami berdoa kepada Tuhan untuk memberinya rahmat-Nya dan menerima perbuatan baiknya," kata juru bicara Shabab Ali Mohamud Rage dalam pesan audio.

Rage mengatakan Turki "adalah salah satu ulama besar Somalia" yang telah bertemu dengan "pemimpin Al-Qaeda, yang dipimpin oleh Osama bin Laden, dua kali di Afghanistan dan lain waktu di Sudan" dan telah berjuang melawan tentara AS di Mogadishu pada tahun 1993, tahun dimana 18 tentara AS tewas dalam kejadian yang disebut insiden Black Hawk Down.

Kelahiran Ethiopia mantan tentara adalah veteran Islam yang memainkan serangkaian peran utama dalam perang sipil Somalia.

Turki adalah anggota pendiri al-Itihaad al-Islami di awal 1990-an bersama Hassan Dahir Aweys, sering dianggap sebagai godfather militansi Islam di Somalia. Bersama-sama mereka juga membentuk kelompok penggantinya disebut Hizbul Islam.

Turki memainkan peran kunci dalam Uni Pengadilan Islam, yang penah mengendalikan Somalia pada tahun 2006, dan membantu mendirikan Shabab yang muncul di tengah invasi Ethiopia yang didukung AS yang mengakhiri kekuasaannya.

Pada tahun 2004 AS menempatkan Turki pada daftar pemimpin al-Qaeda global setelah menuduhnya terlibat dalam pemboman kedutaan besar AS di Kenya dan Tanzania enam tahun sebelumnya. Pada tahun 2008 ia selamat dari serangan udara AS yang menargetkan dia dan para pemimpin militan di Somalia selatan.

Dalam beberapa tahun terakhir pengaruh dan pentingnya Turki berkurang ketika usia menjadi tua dan sakit-sakitan.

sumber: al-arabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top