wartaperang - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/ISIL/IS) mengatakan dalam tweet terakhir telah memaksa pilot Suriah yang ditahan untuk melatih pejuang militan menerbangkan pesawat yang berhasil direbut, CNN Arab melaporkan pada hari Sabtu (30/8/2014).

Dalam akun yang terkait dengan kelompok militan dikabarkan, ISIS mengatakan bahwa pilot tersebut diculik ketika kelompok ini memperoleh kontrol atas pangkalan udara militer Tabqa di provinsi Raqqa.

ISIS merebut pangkalan udara awal bulan ini. Lapangan terbang utama pesawat tempur, helikopter, tank dan artileri lainnya dan amunisi, yang juga direbut oleh ISIS, menurut beberapa laporan media.

ISIS tidak memberikan informasi apapun tentang sifat pelatihan, menurut CNN Arab.

Sebuah penyelidikan PBB menemukan bahwa pasukan ISIS melancarkan kampanye untuk menanamkan rasa takut, yang mencakup amputasi, eksekusi publik dan cambuk di bagian utara Suriah benteng mereka.

Pangkalan Tabqa telah direbut dengan peperangan sengit yang berlangsung lama dan dikatakan adalah pertempuran paling sengit yang pernah dihadapi oleh ISIS. Dalam laporan-laporan yang beredar, terlihat bila setidaknya ada 3 pesawat jet yang utuh yang berhasil disita oleh ISIS disamping rampasan lainnya seperti rudal permukaan-ke-permukaan yang harus dipasang di pesawat.

Baca: Rampasan Perang dari Tabqa

sumber: alarabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top