wartaperang - Lima roket diluncurkan dari Suriah menghantam sebuah daerah yang didominasi Hizbullah di Lebanon timur pada hari Senin dan tidak menimbulkan korban, satu sumber keamanan kepada AFP.

"Lima roket diluncurkan dari seberang perbatasan dengan Suriah menghantam desa Brital (Lebanon timur) dan sekitarnya" kata sumber itu tanpa menyebut nama.

Dua roket mendarat di dekat SMA Brital dan satu di dekat kotamadya desa terdekat di al-Khudr. Dua roket yang tersisa menabrak sebuah daerah antara dua desa dan tidak menyebabkan cedera.

Kelompok jihad sering mengklaim bertanggung jawab atas serangan roket lintas-perbatasan ke Lebanon timur yang mereka katakan sebagai pembalasan atas intervensi dalam perang Suriah oleh gerakan Syiah Hizbullah.

Benteng Hizbullah di Lebanon Beirut timur dan selatan beberapa bulan terakhir menjadi sasaran serangkaian serangan bom, sebagian besar ledakan bunuh diri yang menewaskan puluhan orang.

Desakan PBB
Disisi lain Sekjen PBB Ban Ki Moon mendesak pemerintah Suriah untuk kembali ke meja perundingan dan menekankan kedua belah pihak bila konflik ini harus berhenti lewat dialog. Dia juga meminta Suriah untuk bisa membangun dialog yang konstruktif.

Desakan ini dilakukan setelah perundingan damai yang dimulai di pertengahan Februari lalu di Jenewa berakhir buntu dengan tidak ada kesepakatan kapan akan ada pertemuan lagi.

Dalam perundingan yang buntu itu oposisi bersikukuh bila perundingan bisa tercapai bila Assad mundur dari pemerintahan. Sedangkan dari pihak pemerintah Suriah meminta agar fokus bersama di arahkan pada kelompok teroris, namun di akhir perundingan menuduh bahwa koalisi bukanlah perwakilan resmi dari kelompok perlawanan dan hanya kepanjangan dari boneka barat.

sumber: alarabiya

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top