wartaperang - Puluhan militan dari Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS/IS) tewas dalam serangan udara di kota Mosul, Irak utara, Jumat, televisi Al-Hadath melaporkan.

IS merebut Mosul, kota terbesar kedua di Irak dan rumah bagi sekitar 2 juta warga Irak, pada bulan Juni sebagai bagian dari perasi ofensif menyapu melalui Irak utara dan hampir tak tertandingi oleh tentara nasional Irak. Ribuan Yazidi harus meninggalkan rumah mereka, disamping orang-orang Kristen yang tinggal di Mosul, karena takut menjadi sasaran oleh kelompok ekstremis.

Pejuang Negara Islam/Islamic State (IS) mengaku telah menyiapkan sebuah "Kekhalifahan Islam" yang akan membersihkan perbatasan yang dibuat oleh kekuatan Barat di abad ke-20.

Namun kelompok militan telah menderita pukulan besar di Irak dalam beberapa pekan terakhir. Pada hari Rabu, serangan udara di Irak barat dilaporkan menewaskan seorang tokoh senior dari IS.

Senan Meteeb, yang disebut sebagai emir ISIS dari provinsi Anbar barat, dilaporkan terbunuh oleh serangan udara koalisi di kota Anbar Hit. Dua puluh empat pejuang IS lainnya juga dilaporkan tewas.

Pada hari yang sama, IS gagal untuk merebut kota Irak yang kaya minyak Kirkuk. Tentara pasukan Irak dan Kurdi Peshmerga yang didukung oleh angkatan udara koalisi memukul mundur serangan besar oleh kelompok pada kota Irak utara.

Pasukan keamanan Irak yang lemah ketika dalam serangan IS di awal Juni kini didukung oleh serangan udara yang dipimpin AS, penasihat internasional, milisi Syiah dan Sunni suku, dan mulai mencakar kembali beberapa daerah.

sumber: alarabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top