wartaperang - Menteri Luar Negeri John Kerry mengeluarkan peringatan pada hari Senin kepada Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) bahwa AS tidak terintimidasi setelah sandera Amerika lainnya tewas, Associated Press melaporkan.

Kerry mengatakan kebrutalan ISIS dan potensi penyebarannya di seluruh dunia sebagai alasan utama, di antara banyak, bahwa Amerika Serikat harus tetap sangat terlibat di Timur Tengah. Dia mengatakan juga membela peran terkemuka AS dalam upaya melawan ISIS, mengatakan ISIS menjadi ancaman bagi kepentingan inti Amerika.

"Konflik ini adalah antara peradaban itu sendiri dan barbarisme", kata Kerry sebuah forum di Washington

Dia menambahkan, "Jika kita tidak mengalahkan ISIS tidak akan ada masa depan yang baik bagi Timur Tengah".

Pemboman AS terhadap posisi ISIS di Suriah akan terus berlanjut, katanya, menambahkan dunia tidak akan tunduk pada strategi jihadis melalui ketakutan.

"Kami jelaskan: Kami tidak terintimidasi, Anda tidak terintimidasi, teman-teman dan mitra kami tidak terintimidasi", kata Kerry.

Dia menekankan bahwa kegagalan untuk mengalahkan ISIS pada akarnya bisa menimbulkan kekacauan bagi pemerintah dan masyarakat dunia yang jauh dari Timur Tengah.

Kerry memperingatkan bahwa ISIS bisa tumbuh di seluruh dunia. ISIS telah menyita lebih banyak tanah dan sumber daya dibanding al-Qaeda ketika dalam posisi terbaiknya.

Komentarnya itu muncul tepat sebelum ia menuju luar negeri untuk pembicaraan nuklir dengan Iran karena batas waktu 24 November untuk kesepakatan semakin dekat.

Segera setelah pidato tersebut, Kerry menuju ke London, di mana ia akan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat Eropa dan Timur Tengah pada perundingan Iran serta situasi di Timur Tengah.

Dari London, Kerry akan melakukan perjalanan ke Wina, dimana putaran berikutnya dari pembicaraan nuklir akan dimulai pada hari Selasa dan terus sampai hari minggu, Departemen Luar Negeri mengatakan.

Dalam sebuah berita terkait, ISIS pada hari Senin mengaku bertanggung jawab atas serangan bom mobil bunuh diri terhadap konvoi PBB di dekat bandara Baghdad.

"Saudara kami Abu Muawiyah al-Falluji menabrak konvoi untuk 'PBB yang berperang melawan Muslim dikelilingi oleh perlindungan berat AS'", Agence France-Presse mengutip apa yang dikatakan kelompok dalam sebuah pernyataan.

Serangan ini melukai tiga orang, adalah yang pertama dalam waktu yang lama terhadap PBB.

Pelatihan pasukan Irak dipercepat

Pada hari Minggu, Menteri Pertahanan AS Chuck Hagel mengatakan militer AS memulai program untuk melatih dan menasihati pasukan Irak lebih cepat dari jadwal dalam upaya untuk mempercepat upaya dalam perang terhadap ISIS.

Tentara khusus AS berada di provinsi barat Anbar Irak dimana mereka mulai melakukan pelatihan dan menasihati pasukan pemerintah Irak, Hagel mengatakan, tanpa menambahkan rincian.

Percepatan rencana datang setelah dianjurkan oleh Jenderal Lloyd Austin, komandan Komando Pusat AS, Hagel mengatakan kepada wartawan setelah mengamati pelatihan Angkatan Darat di Gurun Mojave California.

AS berencana melakukan pelatihan sembilan brigade pasukan keamanan Irak selain tiga brigade Peshmerga Kurdi.

sumber: alarabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top