wartaperang - Setidaknya 10 tentara tentara Suriah, termasuk seorang perwira, tewas dalam bentrokan dengan pejuang Negara Islam (ISIS/IS) Selasa di medan konfrontasi yang jarang terjadi antara kedua belah pihak di timur provinsi Deir al-Zor, kata kelompok aktivis.

Bentrokan berlangsung pada Huwiejat Sakr, sebuah pulau kecil di Sungai Efrat yang terletak di tenggara dari kota Deir al-Zor, menurut Observatorium Suriah yang berbasis di Inggris untuk Hak Asasi Manusia.

Wilayah ini dekat dengan pangkalan udara militer yang dikontrol pemerintah, pos besar terakhir yang dikuasai oleh tentara Suriah di provinsi ini.

"Bentrokan kekerasan telah berlangsung sejak pagi antara Negara Islam dan brigade Islam yang bersekutu di satu sisi, dan pasukan rezim di sisi lain", kata Rami Abdulrahman yang menjalankan Observatorium.

Sebagian besar sisa provinsi ini di tangan Negara Islam, yang telah merebut balutan luas wilayah di Suriah dan Irak tetangga sejak musim panas dan telah menjadi target serangan udara yang dipimpin AS.

Serangan oleh Amerika Serikat dan sekutu Arabnya di Suriah, yang dimulai bulan lalu, telah menargetkan posisi Negara Islam di seluruh provinsi untuk mencoba memotong akses kelompok terhadap minyak dan kemampuannya untuk mentransfer senjata dan pejuang melintasi perbatasan dengan Irak.

Pasukan Presiden Bashar Assad juga telah melakukan sejumlah kecil serangan udara di provinsi tetapi pertempuran di darat jarang terjadi. Tentara Suriah telah memusatkan kampanye di wilayah yang dikuasai pemberontak di barat di daerah yang dianggap lebih strategis dan penting ke Damaskus.

Namun keberhasilan oleh Negara Islam di Suriah telah memaksa pasukan pro-pemerintah untuk menghadapi Negara Islam lebih sering sejak Juni.

Tentara Suriah juga melakukan serangan udara di daerah, tembakan artilerri serta pertempuran jarak dekat, Observatorium mengatakan, menambahkan bahwa seorang pejuang Negara Islam dan seorang warga sipil juga tewas.

Kantor berita negara Suriah SANA mengatakan tentara telah membunuh sejumlah "teroris" (ISIS, dan menghancurkan peralatan dan persenjataan mereka di provinsi Deir al-Zor, Selasa, namun tidak menyebutkan korban di pihak pemerintah.

Abdulrahman mengatakan Negara Islam dan pejuang lainnya mengevakuasi lima tubuh para prajurit Sruiah, termasuk seorang letnan kolonel.

Akun Pro Negara Islam di Twitter juga beredar foto grafis apa yang tampaknya menjadi mayat cacat atau dipenggal dari setidaknya empat orang berseragam militer di bagian belakang sebuah truk pickup. Reuters tidak bisa segera memverifikasi gambar tersebut.

"Geng Assad mencoba memasuki Huwaijat Sakr, sehingga tentara Negara Islam menahan mereka, dan ini adalah hasilnya", tweeted salah satu pendukung ISIS.

sumber: ZA
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top