wartaperang - Setidaknya empat tentara Afghanistan tewas dan sekitar selusin orang termasuk enam warga sipil terluka setelah sebuah bom pinggir jalan yang ditanam oleh Taliban meledak di ibukota Afghanistan pada hari Selasa, kata para pejabat.

Ledakan, yang disebabkan oleh bom remote control, menargetkan bus militer Afghanistan di sekitar 6:45 (02:15 GMT) di bagian barat dari Kabul, Kementerian Pertahanan mengatakan.

"Dalam serangan bom remote control terhadap bus militer di 6:45 di Aqa Ali Shams di Kabul, empat personel tentara tewas dan 12 luka-luka, termasuk enam warga sipil", kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Taliban, yang tahun ini meningkatkan serangan mereka terhadap pasukan keamanan Afghanistan, mengaku bertanggung jawab melalui akun resmi Twitter mereka.

Ini adalah serangan terbaru dalam serangkaian serangan terhadap pasukan keamanan lokal saat pasukan tempur asing menarik diri dari Afghanistan pada akhir tahun ini.

Sebuah kekuatan sisa terdiri dari 9.800 tentara AS akan tetap tinggal, namun, di bawah perjanjian keamanan AS-Afghanistan yang ditandatangani bulan lalu.

Korban Afghanistan meroket selama dua tahun terakhir dimana NATO telah menyerahkan sebagian tugas tempur ke polisi dan tentara negara.

Militer AS memperkirakan bulan ini sekira 7,000-9,000 polisi Afghanistan atau pasukan telah terbunuh atau terluka sepanjang tahun ini.

sumber: alarabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top