Courtesy of Zaman Al-Wasl - Anak korban pemboman Assad
wartaperang - Serangan angkatan udara Suriah pada hari Sabtu menewaskan sedikitnya 136 warga sipil, termasuk 7 perempuan dan 14 anak-anak, karena pemerintah memperpanjang kampanye udara yang intens terhadap wilayah yang dikuasai pemberontak di seluruh Suriah terutama di di provinsi utara Aleppo, demikian kata kelompok pemantau.

Serangan angkatan udara Suriah pertama kali menghantam sebuah pasar di kota yang dikuasai ISIS al-Bab menewaskan sedikitnya 51 orang.

Penyerangan di kota timur laut dari Aleppo menggunakan bom barrel, sebuah racikand ari drum baja yang penuh pecahan peluru dan bahan peledak, Jaringan Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan.

Puluhan orang juga terluka dalam serangan itu, menurut kelompok pemantau. Kota ini telah menjadi fokus dari beberapa pemboman berat oleh militer sejak akhir tahun lalu.

Serangan kedua angkatan udara Suriah menghantam ke kawasan al-Shaar bagian dari Aleppo yang dikuasai oleh pemberontak dan menewaskan sedikitnya 9 warga sipil pada hari Sabtu, kata SNHR.

Serangan bom barel ketiga pada lingkungan al-Ferdous menewaskan sedikitnya 9 orang, demikian menurut lembaga monitoring.

Juga 19 warga sipil telah tewas dalam serangan rudal pada desa Miliar di provinsi Idlib.

Selanjutnya di timur provinsi Hassakeh, angkatan udara Suriah melakukan serangan di hari Sabtu di kota Al-Shadadi yang telah menewaskan 43 pejuang ISIS dan 22 warga sipil, kata Observatorium Suriah.

PBB mengutuk keras pemboman itu. Staffan de Mistura, utusan khusus PBB untuk Suriah mengatakan hal itu "benar-benar tidak dapat diterima bahwa angkatan udara Suriah menyerang wilayahnya sendiri dengan cara yang sembarangan, membunuh warga negaranya sendiri, dan kebrutalan itu terjadi hari ini di Aleppo."

"Penggunaan bom barel harus berhenti," tambahnya.

sumber: ZA
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top