Kantor Intel AU Suriah dari google earth - wartaperang.com
wartaperang - Kemajuan terbaru pemberontak di kota strategis Harasta, 4 km dari pusat ibukota, telah membuat terkejut pasukan bersenjata rezim Suriah sejak mereka menemukan markas intelijen AU mereka berada di bawah penembakan artileri berat konstan.

Aktivis oposisi mengatakan hari Kamis bahwa pemberontak telah menekan kemajuan lambat dalam Ghouta Timur pinggiran kota, menyerbu markas rezim intelijen angkatan udara di kota Harasta.

Damascus Media Center mengatakan bahwa pemberontak yang didukung oleh pejuang Nusra Front telah merebut banyak bangunan dan barak yang berafiliasi dengan pasukan al-Assad di Harasta, di mana sebagian besar tentara telah melarikan diri dari pos pemeriksaan mereka dalam menanggapi serangan yang tak terduga.

Aktivis mengatakan Jenderal Brigadir Ali Abdul Karim Ibrahim tewas dalam serangan pemberontak di Mukhabart kubu di Harasta.

Juga, Komando Umum Ghouta Timur mengatakan 8 tentara tewas oleh pemberontak di Jobar Neighborhood.

Markas yang berada di sekitar pinggiran kota telah mengalami bentrokan sengit antara pasukan rezim dan pemberontak di Irbin dimana 7 pejuang Islam tewas, menurut Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Juga bentrokan berlanjut antara kedua belah pihak di al-Dokhania dekat pusat ibukota, menurut Observatorium.

Dalam perkembangan terkait, aktivis dan sumber pemberontak mengatakan sedikitnya 37 tentara tentara tewas pada hari Senin oleh pemberontak di dekat Adra al-Omalia, sebuah kota sebelah timur laut dari Damaskus, dimana mereka berhasil mengambil kendali daerah itu hari lalu.

Pemberontak mengatakan pertempuran masih berlangsung di dekat kota yang direbut kembali oleh tentara Suriah pada hari Kamis, dengan korban tewas mencapai 37 orang dalam 5 hari.

sumber: ZA
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top