wartaperang - Kuwait mengatakan pada hari Kamis telah menemukan jaringan Negara Islam (ISIS/IS) dimana lima warga Kuwait telah ditangkap dan menuntut mereka di pengadilan untuk penuntutan.

Sebuah pernyataan kementerian dalam negeri dikeluarkan oleh kantor berita resmi negara KUNA menambahkan bahwa mereka telah aktif di negara tetangga Irak dan juga di Suriah.

Anggota-anggota yang terungkap mengaku menerima pelajaran di "ilmu organisasi teroris dan pelatihan militer," kata pernyataan itu. "Mereka terlibat dalam operasi pertempuran di Suriah dan Irak."

Negara Teluk meluncurkan tindakan keras keamanan pada para militan Islam setelah serangan 26 Juni yang diklaim oleh Negara Islam, ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan dirinya di Saudi dalam sebuah masjid Muslim Syiah, menewaskan 26 orang.

Pemerintah menyatakan dirinya berperang dengan militan dan mengatakan pemboman itu yang merupakan serangan militan terburuk di Kuwait, bertujuan untuk memicu perselisihan sektarian di negara dengan mayoritas Sunni, di mana dua sekte secara tradisional hidup dalam damai.

Sebuah sumber kementerian dalam negeri mengatakan kepada Reuters anggota militan yang disebutkan dalam pernyataan hari Kamis tidak terkait ke serangan 26 Juni dan tangani sebagai kasus terpisah.

sumber: al-arabiya
oleh: n3m0

0 komentar:

Posting Komentar

 
Top